13 Februari 2020 08:05:08 WIB

PERINGATAN HARI KANKER SEDUNIA ( World Cancer Day ) di SMA 1 Padang

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat dr Hj Merry Yuliesday, MARS bersama Gubernur Sumatera Barat ProfDrHIrwan Prayitno, S.Psi., M.Sc memeriahkan peringatan Hari Kanker Sedunia Nasional di SMA 1 Padang. Dalam sambutan sebagai inspektur upacara di SMA 1  Gubernur juga mengatakan, Hari Kanker Sedunia (World Cancer Day) diperingati setiap tanggal 4 Februari. Pertama kali dicanangkan dan dimulai pada tahun 2000 oleh UNESCO di Paris. Tahun 2019-2021 jargon yang diangkat adalah ”saya adalah dan saya akan” (I Am and I Will). Tema ini bermakna untuk mengajak semua pihak terkait menjalankan perannya masing masing dalam mengurangi beban akibat penyakit kanker.” Yayasan Kanker Indonesia (YKI) bersama dengan Perhimpunan Onkologi Indonesia (POI) menggelar peringatan World Cancer Day secara nasional dimana pada tahun ini dipusatkan di Sumatera Barat, 

Irwan Prayitno berdasarkan data kanker internasional, terdapat 18,1 juta kasus baru dengan angka kematian sebesar 9,6 juta kematian, dimana 1 dari 5 laki-laki dan 1 dari 6 perempuan di dunia mengalami kejadian kanker. Data tersebut juga menyatakan 1 dari 8 laki-laki dan 1 dari 11 perempuan, meninggal karena kanker.Angka kejadian penyakit kanker di Indonesia (136.2/100.000 penduduk) berada pada urutan 8 di Asia Tenggara, sedangkan di Asia urutan ke 23.“

Gubernur katakan, angka kejadian tertinggi di Indonesia untuk laki laki adalah kanker paru yaitu sebesar 19,4 per 100.000 penduduk dengan rata-rata kematian 10,9 per 100.000 penduduk, diikuti oleh kanker usus besar, kanker hati, kanker prostat, kanker nasofaring, kanker kelenjar getah bening, leukemia, kanker kandung kemih, kanker tiroid dan kanker otak.

“Sedangkan angka kejadian untuk perempuan yang tertinggi adalah kanker payudara yaitu sebesar 42,1 per 100.000 penduduk dengan rata-rata kematian 17 per 100.000 penduduk, diikuti oleh kanker leher rahim, kanker ovarium, kanker usus besar, kanker paru, kanker tiroid, kanker rahim, leukemia, kelenjar getah bening dan kanker hati”, katanya

Irwan juga sampaikan, di Indonesia, angka kejadian tumor/kanker menunjukkan adanya peningkatan dari 1.4 per 1000 penduduk di tahun 2013 menjadi 1,79 per 1000 penduduk pada tahun 2018. Data kasus kanker di Sumatera Barat tiga tahun terakhir ( 2017 2019 ) mengalami peningkatan.

Angka kejadian untuk perempuan yang tertinggi kanker payudara 303 (2017), 422 (2018), dan 479 (2019), diikuti oleh kanker leher rahim, kanker darah, kanker usus besar, kanker paru, kanker hati, kanker tiroid, kanker otak, kanker kulit, kanker mata.Sedangkan angka kejadian untuk laki-laki yang tertinggi kanker paru 213 (2017), 259 (2018), 130 (2019), diikuti oleh kanker hati , kanker darah, kanker usus besar, kanker otak, kanker kulit, dan kanker mata.

 

Share Berita :