Deteksi Tuberkulosis Dengan TCM Lebih Praktis

PADANG, KP - Kepala Dinas Kesehatan Sumbar, Merry Yuliesday mengungkapkan, bahwa pihaknya telah memiliki alat untuk mendiagnosi tuberkulosis atau disingkat TB dengan lebih cepat dan akurat. Alat itu telah ada dibeberapa rumah sakit dan puskesmas di Sumbar.

"Ini merupakan alat pendiagnosis TB terbaru yang dinamai Tes Cepat Molekuler (TCM). Alat ini mampu menggantikan tes diagnostik TB melalui mikroskop. Tes tersebut memeriksa kuman pada dahak pasien, apakah pasien positif kena TB atau tidak," ujarnya kepada Koran Padang, Selasa (18/6).

Disebutkannya, dengan pemeriksaan TCM ini, dokter dapat mendeteksi adanya infeksi TB dalam tubuh pasien lebih kurang 2 jam. Dimana, pemeriksaan ini cenderung lebih praktis dibandingkan dengan tes sputum mikroskopik atau tes dahak yang membutuhkan waktu 6-8 minggu untuk mendapatkan hasil.

"Dibanding pemeriksaan dari dahak karena tidak mudah bagi seorang penderita mengeluarkan dahak. Maka, alat ini akan lebih cepat mendiagnosis penderita TB sehingga nanti dapat menjadi pemilihan panduan pengobatan yang benar," katanya.

Untuk alat pendeteksi ini sudah ada di beberapa rumah sakit di Sumbar, ada sekitar 21 rumah sakit, serta 6 puskesmas. Diantaranya, RSUD Lubuk Basung, RSUD Sei Dareh, RSUD Mentawai, RSUD Ahmad Darwis, RS Paru-Paru Lubuk Alung, RSUD Padang Pariaman, RSUD Lubuk Sikaping, RSUD Dr. Muhammad Zein, RSUD Sijunjung, RSUD Arosuka, RSUD Muaro Labuah, RSUD Prof Ali Hanafiah, RSUD Dr. Achmad Mochtar, RSUP M. Djamil, RSUD Padang Panjang, RSUD Pariaman, RSUD Adnan WD, RSUD Sawah Lunto dan RSUD Solok.

"Serta diberapa Puskesmas yakni  Tanah Garam, Kota Solok, Air Haji, Pessel, Ujung Gadung, Pasaman Barat, Pakan Kamis, Agam, Andaleh dan Lubuk Buaya, Padang," ujarnya.

Ditambahkan Merry, penyakit TB ini tidak bisa dibiarkan, sebab ini merupakan penyakit kronis mematikan yang penularannya melalui percikan air liur yang mengandung kuman microbacterium tuberkulosis. Awalnya TB menyerang paru-paru, tetapi lama kelamaan dapat menyebar ke berbagai penyakit lain, seperti meningitis, otak, perut dan kulit. Jika tidak segera ditangani, penyakit ini bisa mengakibatkan kematian.

"Jika masyarakat mendapati gejala TB, agar segera untuk berobat. Adapun gejala TB itu, seperti batuk berdahak terus menerus selama dua minggu, batuk darah, sesak nafas, lemas nyeri dada, nafsu makana kuramg, berat badan menurum, demam meriang lebih kurang 1 bulan dan berkeringat malam tanpa kegiatan fisik. Kalau, ada gejala ini jangan menunggu-nunggu segera obati," pungkasnya. (bob)

 

Share Berita :