UPTD Laboratorium Kesehatan Telah Menjadi BLUD

UPTD Laboratorium Kesehatan Telah Menjadi BLUD

 

Gubernur Sumbar,  Irwan Prayitno meminta UPTD Laboratorium Kesehatan Dinas Kesehatan Sumbar yang pengelolaannya keuangannya telah menerapkan Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah (PPK-BLUD) agar lebih memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat.

"Kini kan telah mandiri pengelolaan keuangannya, maka untuk itu UPTD Laboratorium Kesehatan mesti lebih kreatif lagi, baik itu dari segi pelayanan sehingga akan berdampak kepada peningkatan jumlah kunjungan pasien yang datang untuk melakukan pemeriksaan. Maka, untuk itu kita harapkan target yang belum tercapai dapat segera terealisasi dengan pengelolaan yang telah BLUD ini," ujarnya saat melaunching Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah (PPK-BLUD) UPTD Laboratorium Kesehatan Dinas Kesehatan Sumbar, Rabu (26/6).

Ditambahkannya, masih ada berapa yang masih BLUD, seperti RS Paru dan Bapelkes Sumbar. Namun, pihaknya akan menyegerakan agar unit tersebut dapat segera BLUD.

"Kita akan segera BLUD, untuk unit tersebut sehingga nanti unit dibawah Dinas Kesehatan Sumbar dapat BLUD semuanya, dan ini akan meningkatkan pengelolaannya kedepan dalam pelayanan," tuturnya.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Sumbar, Merry Yuliesday mengungkapkan, UPTD Laboratoriun Kesehatan ini sudah memenuhi standar dan mutu sebuah laboratorium kesehatan yang profesional itu ditandai dengan sertifikat ISO yang telah diperoleh.

"Untuk itu masyarakat yang ingin memeriksakan kesehatannya dapat mengunjungi UPTD Laboratorium, kita sudah memiliki beberapa pemeriksaan unggulan, seperti untuk pemeriksaan pasien HIV, pemeriksaan tumor, pemeriksaan bakteri, pemeriksaan kimia dan berapa pemeriksaan lainnya. Selain itu, juga ada terapi dilakukan di UPTD ini," katanya.

Kepala UPTD Laboratorium Kesehatan Dinas Kesehatan Sumbar, Yun Efiantina mengungkapkan, pihaknya akan melakukan kerjasama kedepannya dengan BPJS Kesehatan dan kerjasama dengan BUMN tentang pemeriksaan dalam hal laboratorium. Apalagi, disini memiliki dua laboratorium yakni laboratorium klinik  dan laboratorium kesmas.

Sedangkan untuk pendapatan kata Yun, untuk tahun 2018 ini diperkirakan pendapatan Laboratorium Kesehatan yang dicapai 4,1 miliar. Setiap tahun selalu meningkat, dan target 2019 direncanakan 4,5 miliar.

"Kita akan kembangkan secara bertahap dengan penambahan peralatan laboratorium kedepannya," pungkasnya. (bob)

Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno didampingi Kepala Dinas Kesehatan Sumbar, Merry Yuliesday saat melaunching Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah (PPK-BLUD) UPTD Laboratorium Kesehatan Dinas Kesehatan Sumbar, Rabu (26/6).

Share Berita :