Sumbar Siap Bebaskan 1,5 Juta Anak dari Campak dan Rubella

Covesia.com - Provinsi Sumatera Barat siap mensukseskan Imunisasi massal Campak dan Rubella (MR) yang akan dilaksanakan pada 1 Agustus sampai dengan 31 September 2018 secara serentak di seluruh Indonesia, di luar Pulau Jawa. 

Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatra Barat, dr Merry Yuliesday, pada Sosialisasi Kampanye Imunisasi Campak dan Rubela (MR) bagi awak Media di Sumbar, Rabu (11/7/2018) di Padang.

“Tidak ada pengobatan untuk penyakit ini. Tapi Measles-Rubella bisa di cegah, Vaksin MR adalah upaya pencegahan yang terbaik untuk melindungi anak cucu kita,” ujar Merry. 

Merry menjelaskan, penyakit Campak dan Rubella adalah penyakit infeksi yang menular melalui saluran nafas yang disebabkan oleh virus. Bahaya penyakit campak dapat menyebabkan anak terkena radang paru, radang otak hingga gizi buruk. Sedangkan Rubella dapat menyebabkan kebutaan, kepala kecil, katarak hingga gangguan pendengaran. 

“Jadi satu-satunya cara efektif menghindari penularan Measles-Rubella adalah dengan imunisasi. Kampanye Imunisasi Campak dan Rubella di Sumbar ini merupakan bagian dari program nasional di 28 provinsi di luar pulau Jawa, yang menyasar sekitar 32 juta anak. Tahun lalu, imunisasi Campak dan Rubella telah berhasil memvaksinasi sekitar 35 juta anak di enam provinsi di Pulau Jawa (DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Yogyakarta, Jawa Tengah dan Jawa Timur),” ungkapnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, sebanyak 1,5 juta anak di 19 kabupaten/kota di Sumatera Barat akan menjadi sasaran vaksin Campak dan Rubella. Pemerintah telah menetapkan target capaian nasional 95 persen dengan merata, yaitu memastikan ketentuan tidak ada daerah yang berada di bawah angka capaian 80 persen untuk memastikan keberhasilan kampanye ini. 

“Kami meminta dukungan dari bapak/ibu lintas sektor, lintas profesi, para ulama, Ninik Mamak dan Tokoh Masyarakat, untuk menyukseskan pelaksanaan Imunisasi ini," tegas dr. Merry.

Ia berharap, pada tahun 2020 penyakit Campak dan pengendalian penyakit Rubella atau kecacatan yang disebabkan oleh infeksi Rubella saat kehamilan (Congenital Rubella Syndrome) telah tereleminasi di Indonesia.

“Sasaran pelaksanaan kegiatan imunisasi massal MR di seluruh Indonesia adalah semua anak usia 9 bulan sampai dengan kurang dari 15 tahun yang totalnya berjumlah sekitar 67 juta anak, atau seperempat dari total jumlah penduduk Indonesia. Imunisasis gratis akan dilaksanakan di seluruh sekolah di bulan Agustus 2018 dan di pusat kesehatan masyarakat di bulan September 2018,” pungkasnya.

(don)

Share Berita :